Teropong Maros– Peningkatan Pembangunan bidang Pertanian semakin ditingkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan hasil hasil Pertanian utamanya kebutuhan Pangan yang sangat dibutuhkan oleh ummat Manusia, peningkatan produksi hasil pangan semakin mendesak dan dibutuhkan yang disertai dengan perluasan lahan pertanian guna meningkatkan kualitas serta swasembada pangan sebagai kebutuhan pokok pada umumnya dimasyarakat Indonesia, tersedianya hasil pertanian utamanya pangan banyak di tentukan oleh peran para Penyuluh Pertanian dilapangan yang langsung berhubungan dengan masyarakat petani di desa, hal tersebut disampaikan Bupati Maros Dr.H.A.S Chaidir Syam,S.IP,MH pada Acara Pelepasan Penyuluh Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kab.Maros sebagai Penyuluh Pertanian Kementrian Pertanian RI , Senin (5/1) di lapangan Upacara Pemkab Maros yang berjumlah 116 orang per 1 januari.
Keberhasilan Kabupaten Maros berswasemba Pangan karena adanya Para Penyuluh Penyuluh Pertanian yang handal dan unggul yang senantiasa terjun dilapangan mendampingi para petani petani serta senantiasa berkordinasi dengan para stekholder yang berhubungan dengan kegiatan peningkatan hasil produksi pertanian dilapangan, sebagai wujud dari tanggungjawab yang diberikan oleh negara kepada masyarakat petani guna menjaga stabilitas dan pemerataan pangan yang semakin murah dan mudah didapat oleh masyarakat, para penyuluh pertanian masih tetap melaksanakan kegiatannya di maros sebagai wilayah kerjanya walaupun statusnya sebagai Penyuluh Kementrian Pertanian RI.
Pembangunan Pertanian yang di tunjang dengan tenaga tenaga yang profesional sebagai wujud komitmen pemerintah dalam rangka mempertahankan dan memajukan pertanian secara modern seperti dinegara negara maju, ujar Bupati Maros.
Upacara Pelepasan ini dihadiri Wakil Bupati,Ketua DPRD , Forkopimda, Sekkab Maros,para asisten dan kepada opd serta para asn peserta apel perdana tahun 2026 lingkup Pemkab Maros. (mir).